About

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Showing posts with label Lubang Hitam. Show all posts
Showing posts with label Lubang Hitam. Show all posts

Friday, September 23, 2022

Teknologi Ungkap Rahasia Gulungan Alkitab Hangus Berusia 1.500 Tahun


Lebih dari empat dekade lalu, seorang arkeolog menemukan sebuah gulungan di reruntuhan pemukiman kuno yang dibangun di dekat Laut Mati, Israel.

Arkeolog menemukan gulungan naskah ini pada tahun 1970 namun tidak sampai membukanya karena kekhawatiran akan rusak. Disimpan dengan aman sejak saat itu, gulungan tersebut adalah Ein Gedi.

Gulungan Ein Gedi adalah sebuah perkamen kuno dan rapuh dalam bahasa Ibrani. Berdasarkan metode pengujian karbon diperkirakan berasal abad ketiga atau keempat Masehi. Para peneliti di University of Kentucky, Amerika Serikat, dan Jerusalem berhasil membaca naskah di dalamnya lewat analisis tiga dimensi dengan pengindaian sinar X, seperti dilaporkan jurnal Sciences Advances.

Membaca naskah tersebut dengan teknologi, yakni sebuah perangkat lunak khusus mendeteksi lapisan perkamen dan membukanya secara digital, mengungkapkan untuk pertama kalinya naskah Ibrani tertulis pada gulungan sekitar 1.500 tahun yang lalu.

“Saya sebenarnya belum pernah melihat gulungan yang sebenarnya,” kata Brent Seales, seorang profesor di University of Kentucky. “Bagi saya, itu adalah bukti kekuatan era digital.”

Ketertarikannya pada teks-teks yang rusak dimulai bertahun-tahun yang lalu dengan setumpuk gulungan Romawi kuno yang digali di tempat yang dulunya adalah kota peristirahatan Herculaneum.

Terkubur selama letusan Vesuvius 79 M yang terkenal, gulungan Herculaneum tampak seperti silinder arang. Untuk membaca perkamen rapuh itu, para peneliti menggunakan micro-computed tomography (micro-CT) scan diikuti dengan perangkat lunak volume cartography untuk menemukan tinta dalam gulungan yang terbakar itu, dan dengan demikian mampu merekonstruksi teks dokumen tersebut.

“Agak mahal dan memakan waktu untuk dilakukan, tetapi Anda dapat melihat ke dalam suatu objek tanpa merusaknya,” kata James Miles, seorang mahasiswa pascasarjana di University of Southampton dan direktur Archaeovision, sebuah perusahaan yang memindai benda-benda kuno.


Untuk membedakan kontur papirus yang digulung, Seales menulis sebuah program komputer. Dia menyamakan prosesnya dengan kartografi: data kepadatan dari pemindaian mikro-CT adalah seluruh dunia dengan bentuk dan bentuk yang kacau, dan belokan papirus seperti tepi benua yang dapat dibuat sketsa oleh algoritmanya.

Sayangnya, sinar-x dan algoritmanya tidak bisa membaca tinta berbasis karbon pada gulungan Romawi. Kabar tentang perangkat lunak Seales ini sampai ke Israel Antiquities Authority (IAA). Mereka sudah memindai gulungan Ein Gedi dengan mesin mikro-CT tetapi tidak dapat memahami informasinya.

Beruntung bagi Seales, orang Ibrani menambahkan logam pada tinta mereka, yang terlihat jelas sebagai bintik putih terang dalam data CT. Saat perangkat lunaknya hampir membuka satu lapisan dari tengah gulungan, terdapat teks: "TUHAN memanggil Musa dan berbicara kepadanya," itu dimulai. Penerjemah Israel mengidentifikasi kata-kata itu sebagai ayat pertama Imamat, kitab hukum.

“Penemuan ini benar-benar mengejutkan kami. Kami yakin itu hanya bidikan dalam kegelapan tetapi memutuskan untuk mencoba dan memindai gulungan yang terbakar itu,” Pnina Shor, kurator dan direktur Proyek Gulungan Laut Mati IAA.

Bagi para sarjana Alkitab, menemukan salinan lain dari Kitab Imamat bukanlah hal yang menggemparkan.

“Ada sedikit kejutan dalam menemukan gulungan Imamat,” kata James Aitken, dosen bahasa Ibrani di Universitas Cambridge.

“Kami mungkin memiliki lebih banyak salinan daripada buku lain, karena gaya bahasa Ibraninya sangat sederhana dan berulang-ulang sehingga digunakan untuk latihan menulis anak-anak,” sambungnya.

Aitken mengatakan yang membuat teks abad keenam luar biasa adalah usianya. Sampai tahun 1947, teks-teks Alkitab tertua yang diketahui berasal dari abad kesepuluh. Kemudian para penggembala kambing Badui yang menjelajahi gua-gua Qumran menemukan gulungan-gulungan Laut Mati yang ikonik, yang berasal dari antara abad ketiga SM.


Abad pertama Masehi Gulungan Ein Gedi adalah salah satu dari hanya tiga dokumen yang diuraikan dengan jarak yang jauh. Aitken mengatakan dua lain proyeknya merupakan fragmen dari kejadian yang diperkirakan berasal dari abad keenam dan gulungan keluaran dari abad ketujuh atau kedelapan abad.

Saat Seales bekerja untuk menyelesaikan decoding sisa gulungan Ein Gedi, dia membuat rencana untuk memulai gulungan lain yang ditemukan di situs yang sama. Dan dengan reputasinya yang berkembang untuk membangkitkan teks-teks dari kematian, proyek-proyek lain telah datang memanggil — termasuk sebuah novel dari awal abad ke-20 yang dibakar dalam kebakaran rumah.

“Ketika Anda memiliki teknologi baru seperti ini, itu menggerakkan garis dari apa yang mungkin. Orang-orang mulai berpikir untuk mempelajari materi yang sebelumnya tidak bisa mereka pelajari,” tutupnya.

Saturday, January 29, 2022

Penjelasan Ilmiah soal Bintang Bethlehem Super Langka yang Muncul Jelang Hari Natal


Kisah kelahiran Yesus Kristus dan perayaan Hari Natal selalu menyertakan cerita tentang bintang Natal. Para ahli astronomi sudah bisa menjelaskannya.

Bintang Natal atau Star of Bethlehem rupanya bisa dijelaskan secara ilmiah. Menurut para ilmuwan, Bintang Natal adalah konjungsi Jupiter-Saturnus yang terjadi saat Winter Soltice atau titik balik matahari musim dingin. Ini adalah kejadian yang sangat langka.

Menurut LAPAN, konjungsi Jupiter-Saturnus terjadi setiap 20 tahun, namun pada tanggal yang berbeda-beda. Nah, menurut Perth Observatory dilansir News.com Australia, konjungsi Jupiter-Saturnus pada Winter Soltice terjadi setiap 400 tahun sekali.

Konjungi Jupiter-Saturnus saat Winter Soltice, terakhir terjadi pada tahun 1623. Itu sebabnya sebagian ilmuwan mengatakan Star of Bethlehem dan konjungi Jupiter-Saturnus adalah peristiwa alam yang sama.

Pada tanggal 21 Desember, kedua planet ini akan tampak dalam 0,1 derajat antara satu sama lain di antariksa. Akibatnya, dari Bumi kedua planet ini akan tampak seperti 1 bintang yang sangat besar.

Perlu diketahui Jupiter mengorbit matahari dalam 11,86 tahun Bumi. Sedangkan, Saturnus mengorbit matahari dalam 29,4 tahun Bumi.

Itu sebabnya, Jupiter akan menyalip Saturnus setiap 20 tahun. Peristiwa ini yang disebut para astronom sebagai Konjungsi Agung. Konjungsi ini terjadi pada tanggal yang berbeda, namun yang dianggap paling istimewa yang muncul saat Winter Soltice karena terkait dengan perayaan Hari Natal.

Di Indonesia, menurut LAPAN, konjungsi ini akan terjadi pada 21 Desember pukul 18.30 WIB sampai puncaknya pada 22 Desember 2020 pukul 01.18 WIB. Manusia bisa melihatnya ke arah barat daya setelah matahari terbenam. Akan ada satu bintang yang paling terang, itulah Jupiter dan Saturnus yang berdempetan.


 

Saturday, October 23, 2021

Misteri Black Hole Lubang Hitam yang Belum Terpecahkan

 Sebagian besar dari sahabat AnehdiDunia.com pasti sudah pernah mendengar mengenai misteri keberadaan lubang hitam. 

Di mana lubang hitam merupakan sebuah fenomena luar angkasa yang sampai detik ini masih menimbulkan banyak teori serta menimbulkan banyak perdebatan di antara para ahli. 

Menurut penelitian banyak ahli di dunia, lubang hitam yang sering disebut juga dengan istilah Black Hole ini adalah sebuah gejala dari fenomena jagad raya, di mana lubang hitam ini diyakini memiliki gaya gravitasi yang kekuatannya sangatlah dahsyat, bahkan menurut pengamatan para ahli astronomi mengatakan bahwa seberkas cahaya sekalipun tidak akan bisa lolos dari dekapan sang lubang hitam ini.

Teori realtivitas yang dikemukakan oleh Albert Einstein dan penerus-penerus beliau juga memprediksi bawasanya akan membutuhkan massa yang amat sangat besar apabila manusia hendak berniat menciptakan sebuah lubang hitam buatan atau lubang hitam tiruan. 

Perlu anda ketahui juga, bahwa di sekitaran lubang hitam terdapat sebuah permukaan yang di namakan Horizon Peristiwa. 

Objek permukaan inilah yang memiliki kekuatan gravitasi yang sangat luar biasa, di mana dia akan menyerap siapapun dan apapun yang memang sedang berada di wilayahnya, dan objek yang terlanjur terserap oleh Horizon Peristiwa dipastikan tidak akan dapat kembali sampai kapanpun, mungkin saja di dalamnya ada kehidupan lain atau malah objek yang masuk ke dalamnya akan benar-benar musnah sama sekali.

Teori Mengenai Lubang Hitam

Menurut beberapa teori astronomi, materi lubang hitam itu bisa berukuran sangat besar, dan bahkan juga bisa berukuran kecil. 

Teori mengenai keberadaan lubang hitam itu untuk pertama kalinya dikemukakan pada sekitaran abad ke 18, di mana yang mengemukakan teori itu adalah dua orang ilmuwan bernama John Michell dan Pierre Simon Laplace. 

Yang  selanjutnya pada tahun 1916 teori itu kembali dikembangkan oleh seorang astronom asal Jerman yang bernama Karl Schwarzschild, dengan mendasari teorinya dengan teori relativitas milik Albert Einstein, yang kemudian juga kembali dipopulerkan oleh ilmuwan terkenal bernama Stephen Hawking.

Nah, lantas dari mana nama lubang hitam itu sendiri ? istilah dari lubang hitam itu menjadi sangat populer pada saat seorang ilmuwan bernama John Archibald Wheeler memakainya dalam materi-materi ceramahnya di era tahun 1967. 

Kendati beliau memang dianggap sebagai seorang pencetus dari lubang hitam ini, namun beliau selalu mengelaknya dengan serta merta mengatakan kepada publik bahwa dia bukanlah penemu atau pencetus dari istilah lubang hitam itu.


Terbentuknya Lubang Hitam Menurut Teori Astronomi

Menurut kebanyakan teori astronomi, mulanya, fenomena lubang hitam itu dipicu oleh terbentuknya sebuah bintang yang masih memiliki tingkat energi radiasi serta gaya gravitasi yang seimbang, pada saat si bintang sudah kehabisan simpanan bahan bakarnya untuk tetap bersinar, maka secara alami tingkat ebergi radiasi tarikannya menjadi semakin melemah dibanding gaya gravitasi lontarannya.

 Maka di sanalah sang bintang akan mengalami keruntuhan materi, yang kemudian dia akan mengalami ledakan besar ang poluler dengan nama ledakan Supernova. 

Pada saat terjadi ledakan ini, di sana akan ada sebuah kemungkinan terbentuknya fenomena lubang hitam yang sangat mengerikan.

Kematian dan Runtuhnya Lubang Hitam

Fenomena lubang hitam ini pastinya bisa mati dan lenyap, di mana proses ini dapat dijelaskan dengan sederhana, di mana seiring berjalannya sang waktu, fenomena lubang hitam ini akan mengecil ukuran dan volumenya, yang pada akhirnya sang lubang hitam ini akan kembali mengalami sebuah ledakan yang terbilang sangat amat besar, bahkan menurut penelitian, ledakannya bisa mencapai ribuan kali lipat dari kekuatan ledakan bom nuklir di Hiroshima dan Nagasaki. Namun, proses pengecilan lubang hitam hingga mencapai ledakannya itu cenderung akan membutuhkan waktu yang sangat lama, bahkan bisa mencapai milyaran tahun lamanya.


Apa yang terjadi saat sebuah objek tersedot lubang hitam ? 

Para sahabat AnehdiDunia.com pastinya tidak bisa membayangkan apa yang akan terjadi pada saat manusia atau sebuah objek lainnya tersedot oleh keganasan sang lubang hitam ini. Para astronom kini telah menemukan sebuah fenomena lubang hitam dengan ukuran yang super besar, lubang hitam itu ditengarai terbentuk dengan hanya dalam waktu 900 juta tahun saja.

 Lubang hitam itu memiliki ukuran 12 miliar lebih besar dari ukuran matahari di tata surya kita, bisa anda bayangkan betapa besarnya lubang hitam ini bukan. 

Dengan ukuran yang super besar itu, lubang hitam ini dapat dipastikan juga memiliki kekuatan hisap yang terlalu besar untuk dibayangkan. 

Setelah sekian lama diamati oleh para astronom, lubang hitam yang super besar itu memiliki aktifitas yang secara alami menghasilkan milyaran ton gas yang sangat panas dan mengeluarkan sinar terang yang aneh.

Nah, gas yang suhunya sangat panas dan bercahaya itu oleh para astronom dinamakan gas kuasar. Pada hasil pengamatan para astronom itu, mereka mengungkapkan bahwa keberadaan gas kuasar yang sangat terang itu terletak pada jarak 12 miliar tahun cahaya jika dikukur dari panet bumi. 

Nah, apakah pernah terbayang oleh kita semua tentang reaksi apa yang akan terjadi apabila seorang manusia secara tidak sengaja tersedot oleh lubang hitam ini ? Berdasarkan teori dari para peneliti, pada saat seorang manusia secara tidak sengaja tersedot oleh ganasnya lubang hitam, maka manusia itu akan memngalami peregangan layaknya sebuah karet gelang yang ditarik dengan kuat. 

Setelah itu, manusia itu tidak akan punya pilihan dan harapan lagi, bahkan kemungkinan untuk bisa keluar dari dekapan lubang hitam juga sudah tidak ada sama sekali.

Tubuh manusia itu akan ditarik sangat panjang dan bentuknya akan menjadi layaknya mie spageti. Kemudian apa yang terjadi ? manusia tersebut akan mengalami perlambatan waktu dan ruang, bahkan waktu yang akan dia rasakan akan jauh lebih melambat dibanding dengan jalan waktu yang berlaku di planet bumi. 

Ada teori lagi yang mengatakan, apabila seorang manusia bisa melihat temannya dari tepian lubang hitam, maka manusia itu akan dapat melihat temannya itu menjadi tua dalam waktu yang sangat cepat. Setelah manusia itu mengalami perlambatan waktu, dia akan nampak menjadi redup dan yang tersisa dari kejadian itu hanyalah kekosongan yang hitam dan gelap saja. 

Nah, namun jangan takut dulu, ilustrasi di atas itu masih dalam ranah teori semata, yang sifatnya belum tentu benar sepenuhnya. Karena sampai detik ini belum ada satu manusia pun yang mencoba untuk masuk ke dalam keganasan dan kemisteriusan sang lubang hitam.


Misteri yang Belum Terjawab

Dari sekian banyak cerita dan teori yang sudah dikemukakan para ahli tersebut, sampai saat ini tidak satupun dari mereka yang mampu menjawab misteri di balik keberadaan lubang  hitam tersebut. Bahkan beragam teori astronomi yang sudah dikembangkan puluhan tahun sekalipun, sampai saat ini masih dalam proses pengembangan yang mungkin masih akan memakan waktu ratusan tahun ke depan untuk mendapatkan kesimpulan yang pasti. 

Fenomena keberadaan lubang hitam adalah salah satu bagian kecil saja dari kuasa Tuhan yang tidak bisa diganggu gugat, serta masih menjadi misteri yang belum terpecahkan, maka di sinilah kita sebagai manusia akan menyadari betapa kecil dan tidak berdayanya kita sebagai ciptaan Tuhan.


Referensi :

http://www.nyamukkurus.com/2015/05/misteri-lubang-hitam-dan-yang-terjadi.html

https://id.wikipedia.org/wiki/Lubang_hitam