About

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Showing posts with label Kumbang Titan. Show all posts
Showing posts with label Kumbang Titan. Show all posts

Tuesday, October 4, 2022

Tatkala Mesopotamia Temukan Roda, Teknologi Kuno yang Mengubah Dunia


Akibat perkembangan teknologi yang begitu pesat modern ini, sering kali kita menganggap remeh teknologi-teknologi yang bersifat kuno dan sederhana, tetapi sebenarnya telah mengubah dunia. Salah satunya adalah roda.

Lihatlah sekeliling, penggunaan roda ada di mana-mana, baik itu sebagai ban, atau dalam mesin sehari-hari.

Orang mungkin tergoda untuk berpikir bahwa roda hanyalah penemuan sederhana atau bahkan primitif dibandingkan dengan beberapa penemuan seperti gawai mewah yang kita miliki saat ini.

"Roda tertua yang diketahui ditemukan dalam penggalian arkeologis berasal dari peradaban Mesopotamia," tulis Wu Mingren kepada Ancient Origins dalam artikel berjudul "The revolutionary invention of the wheel" yang terbit 2 Juni 2014.

"Penemuan roda itu diperkirakan berasal sekitar 3500 SM silam," imbuhnya. Periode ini dikenal sebagai Zaman Perunggu. Pada periode ini, manusia sudah menanam tanaman, menggembalakan hewan peliharaan, dan memiliki beberapa bentuk hierarki sosial.

Salah satu alasan mengapa roda ditemukan hanya pada titik ini dalam sejarah adalah karena fakta bahwa perkakas logam yang diperlukan untuk memahat lubang dan as roda yang pas terdapat di peradaban Mesopotamia.

"Hal ini mengarah ke alasan berikutnya—roda bukan hanya silinder yang menggelinding di tepinya," tambahnya lagi. Roda Mesopotamia adalah silinder yang terhubung ke platform stasioner yang stabil.

Konsep wheel-axle ini merupakan langkah jenius, tetapi membuatnya memiliki tantangan tersendiri. Ujung poros, serta lubang di tengah roda harus hampir mulus dan bulat sempurna untuk membuatnya bekerja optimal.

Jika fungsi roda gagal mencapai tantangan ini akan mengakibatkan terlalu banyak gesekan antara komponen-komponen ini, dan roda tidak akan berputar.

Meskipun gandar harus pas pada lubang roda, mereka harus memiliki cukup ruang untuk memungkinkan mereka berputar dengan bebas dan lancar. Dengan kata lain, poros roda dibuat agak berongga untuk memungkinkannya berputar dan tidak kesat.

Mengingat kompleksitas kombinasi roda-poros, tidak mengherankan bahwa masyarakat kuno meciptakan roda pada awalnya bukan untuk tujuan transportasi. Sebaliknya, roda telah diklaim pertama kali digunakan oleh pengangkut dan pembuat tembikar.

Setelah perkembangan unsur elemen dalam roda yang sempurna dan menguat, sekira 300 tahun kemudian, penggunaan roda mulai beralih untuk moda transportasi dan mobilitas masyarakat kuno.

Meskipun roda tertua di dunia pertama kali ditemukan di Mesopotamia, gambar paling awal dari gerobak beroda sudah ditemukan di Polandia dan di tempat lainnya di kawasan stepa Eurasia.

Roda Rawa Ljubljana adalah gambaran roda kayu yang ditemukan di ibu kota Slovenia pada tahun 2002 dan diperkirakan berasal dari tahun 3150 SM. Meskipun Mesopotamia memiliki roda tertua yang diketahui, bukti linguistik digunakan untuk mendukung klaim bahwa roda berasal dari stepa Eurasia.

Meskipun roda telah merevolusi cara manusia purba melakukan perjalanan dan mengangkut barang dari satu tempat ke tempat lain, kala itu roda bukanlah penemuan yang sempurna.

Masyarakat kuno lebih senang menggunakan unta sebagai alat pengangkut yang efisien. Namun, meski unta lebih masif digunakan pada zaman kuno di Mesir, roda menjadi penemuan kuno paling visioner sepanjang sejarah.

Hari ini, roda telah mengubah dunia dengan menjelma sebagai teknologi yang mempermudah aktivitas manusia di seluruh dunia, bahkan menjadi elemen moda transportasi tercepat di dunia sekalipun. Roda jugalah yang berperan meningkatkan mobilitas manusia ke seluruh dunia.

Sunday, May 1, 2022

Perusakan Ukiran Kuno Dimaksudkan Untuk Membuat Arwah Tersiksa di Akhirat


 Ukiran batu yang mengalami kerusakan ditemukan dalam kuil berusia 3.500 tahun di Tell Efdu, Mesir Selatan. Menurut para arkeolog, perusakan tersebut sengaja dilakukan agar arwah pasangan kuno dalam ukiran tersebut mengalami kesulitan di akhirat.

Ya, di dalam ukiran, terdapat gambar seorang pria dan wanita yang berdiri berdampingan dengan tulisan hieroglif yang memaparkan nama dan pekerjaan mereka.

Nadine Moeller, pemimpin Tell Edfu Project, menyatakan bahwa wajah pasangan dan tulisan hierogflif pada ukiran telah sengaja dirusak.

"Dalam kepercayaan Mesir Kuno, menghapus nama seseorang dalam ukiran berarti ingin menghapus ingatan arwah tersebut. Juga untuk melenyapkan keberadaan mereka di akhirat," papar Moeller yang juga merupakan profesor di University of Chicago's Oriental Institute.

"Bagi orang Mesir, diingat setelah meninggal sangat penting, sehingga mereka dipercaya masih bisa menerima persembahan meski sudah berada di dunia lain.

Namun, dengan menghapus nama seseorang dalam ukiran, artinya Anda juga menghancurkan identitas dan perbuatan baik yang dia lakukan selama hidup," tambahnya.

Hieroglif yang rusak tersebut, kini sulit dibaca. Para peneliti pun sedang mencoba merekonstruksi dan menguraikan simbol-simbol yang ada di sana.

Sejauh ini, mereka memiliki kesimpulan bahwa sang pria memiliki gelar 'mayor', sementara perempuan memegang gelar kehormatan 'wanita mulia'. Dengan begitu, pasangan ini kemungkinan berasal dari keluarga elit di Efdu.

Identitas dan motif orang yang berusaha merusak dan menghapus keberadaan mereka, masih belum diketahui. Belum pasti juga kapan ukiran tersebut mengalami kerusakan.

Tuesday, November 9, 2021

Kumbang Titan – Serangga terbesar didunia ini mampu memutuskan jari anda!

 

Jika anda takut pada serangga raksasa, maka anda harus lebih berhati-hati lagi dengan kumbang Titan raksasa ini, dimana capitnya yang kuat dan besar mampu memutuskan jari anda dengan sangat mudah!

Serangga kumbang raksasa ini berasal dari Amerika Selatan dan merupakan kumbang terpanjang yang pernah ada. Warga setempat biasanya menjadikan kumbang ini sebagai hewan peliharaan dan menjadi teman bermain bagi mereka. Faktanya, kumbang raksasa ini sudah ada dan mulai djual di toko hewan peliharaan diseluruh dunia.



Siapa sangka capit keras itu mampu memutuskan jari kita!
Kita harus ekstra hati-hati saat bermain dengan kumbang ini. Mengapa?, karena ketika warga setempat menguji kekuatan jepitan capit dari serangga ini dengan menyodorkan sebatang pensil, sang kumbang langsung mematahkan pensil tersebut menjadi dua bagian, hanya dengan sekali jepit.
Jari kita aja putus, apalagi jari yang lain? hehe..
Para ilmuwan mengatakan bahwa meskipun kumbang ini pada dasarnya bukanlah hewan yang agresif, tapi mereka tidak menganjurkan untuk meletakkan kumbang ini ditelapak tangan atau memegangnya karena kumbang ini mampu memotong jari kita jika mereka mau apalagi jika mereka merasa terganggu oleh kita.
Bayangkan, serangga ini menjadi hewan peliharaan kita dirumah?
Kumbang jenis ini panjang tubuhnya bisa tumbuh sampai tujuh inchi atau tujuh belas sentimeter dengan berat 4 Oz atau sekitar 100 gram. Larva kumbang ini juga bisa kita temukan di batang kayu yang sudah lapuk dimana warga setempat sering memakan larva tersebut yang katanya memiliki rasa yang enak en yummy! (bagi mereka, nggak tahu kalau saya,sih).

Nah, apa masih ada yang berani memegang kumbang raksasa ini atau ingin menjadikan mereka hewan peliharaan dirumah? (MY).

Source: funtimesnews.com